- Dampak Kemanusiaan, Konflik bersenjata di Gaza menyebabkan krisis kemanusiaan yang akut: Ribuan korban jiwa, termasuk wanita dan anak-anak, yang mayoritas adalah warga sipil. Rumah sakit, sekolah, dan tempat tinggal hancur, memutus akses layanan dasar. Ratusan ribu warga terpaksa mengungsi ke tempat yang tidak layak, kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Trauma psikologis meluas, terutama pada anak-anak yang kehilangan keluarga dan tempat tinggal. Bantuan kemanusiaan sulit masuk karena blokade dan kondisi medan perang yang tidak aman
- Dampak keagamaan, Kerusakan dan Ancaman Tempat Suci. Masjid Al-Omari dan Masjid Ahli: Terkena serangan rudal, kubah retak, dan menara roboh. Gereja St. Porphyrius: Berusia lebih dari 1.700 tahun, dindingnya retak parah akibat getaran ledakan terdekat. Gangguan Ibadah Kolektif Ramadhan dan Idul Fitri: Banyak umat tak bisa melaksanakan tarawih berjemaah; buka puasa dilakukan di ruang sempit tanpa penerangan. Doa Jumat dan misa Minggu: Jumlah jamaah menurun drastis, sebagian menunda atau mengganti ibadah dengan doa di rumah karena takut tertimpa reruntuhan. Solidaritas dan Polarisasi Keagamaan, Gerakan solidaritas: Lembaga Islam dan Kristen di berbagai negara menggalang dana dan mengadakan doa lintas iman. Ketegangan lintas agama: Demonstrasi pro-Palestina memicu unjuk rasa tandingan di beberapa kota Eropa, menimbulkan gesekan sosial.
- Dampak Sumber Daya Alam. Kerusakan Lahan dan Pertanian, Lahan pertanian seluas 40.000 hektar rusak akibat serangan udara dan tank, setara 25% total lahan produktif Gaza. Tanah terkontaminasi: Logam berat dan bahan peledak menumpuk, membuat sebagian area tidak bisa ditanami selama bertahun-tahun. Krisis Air dan Sanitasi Sumur dan jaringan pipa: 70% sumur di Gaza rusak atau tertutup puing, pipa distribusi retak, sehingga 90% air yang tersedia terkontaminasi bakteri E. Coli. Pengolahan limbah lumpuh: PLTA air limbah tidak berfungsi; tumpahan kotoran langsung masuk ke laut, memengaruhi ekosistem dan pantai. Polusi dan Sampah Perang Debu dan partikel PM2.5 melonjak hingga 10 kali lipat dari ambang aman WHO setelah ledakan besar. Sampah konstruksi dan limbah medis: Tidak diangkut, menumpuk di jalanan—risiko infeksi, racun kimia, dan kebakaran sampah. Kerusakan Ekosistem Laut Penangkapan ikan menurun 60% akibat polusi dan area larangan operasi nelayan. Terumbu karang dan lamun mati karena endapan limbah, mengurangi keanekaragaman hayati pantai.
Aldymandau
Selasa, 01 Juli 2025
Dampak Perang Di Gaza Sisi Kemanusiaan
Selasa, 26 September 2023
HMI MENGAJAK MASYARAKAT OKU TIDAK MEMBAKAR DAN MENDORONG POLRES OKU MENUNTASKAN KARHUTLA DAN URUT TUNTAS OKNUM YANG MEMBAKAR DI TENGAH IKLIM CUACA
![]() |
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lalu bagaimana asap kebakaran lahan gambut ini bisa menyebar dan apa tindakan unsur Pemangku Kebijakan untuk menanggulangi Karhutla ini?
Kasus kebakaran hutan secara mendadak setiap hari ada kasus karhutla di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu dan sekitarnya ini terindikasi sengaja dilakukan oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab untuk membuka lahan dan sebagainya.
Situasi kabut asap itu membuat masyarakat sekitar harus menghirup udara kotor akibat asap gambut yang menyebar dipusatkan kota Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Tantangan ini membutuhkan investasi infrastruktur jangka panjang dan resiko kebakaran harus diatasi. Akibat kebakaran hutan. Banyak kebakaran terjadi di bentang alam terdegradasi, semak belukar, dan area pertumbuhan vegetatif sekunder. Seberapa besar kerusakan akibat kebakaran "atau di bakar?
Maka dari itu kami menghimbau Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu untuk selalu selalu memakai master dan menjaga kesehatan
Bahwa kita mendukung pihak Polres OKU untuk menuntaskan kebakaran dan untuk mengusut tuntas yang diduga oknum yang membakar di Wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu. "Adm.
Sabtu, 20 Mei 2023
KUTIPAN KADER
Rabu, 15 Februari 2023
PENGALAMAN SELAMA TRAINING SENIOR COURSE - DI ADAKAN OLEH BADAN PENGELOLA LATIHAN (BPL) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM HMI CABANG PONTIANAK
![]() |
| Foto Bersama Ketua Umum HMI Cabang Pontianak, MOT, SC, OC dan Seluruh Peserta Senior Course |
![]() |
| Foto Bersama Ketua Umum BPL HMI Cabang Pontianak (Kanda Abdul Qodir) |
![]() |
| Dokumentasi Di Khatulistiwa Pontianak |
![]() |
| Dokumentasi Di Keraton Kadariah Pontianak |
![]() |
| Dokumentasi Di Masjid Jami' - Suthan Syarif Abdurrahman Pontianak |
![]() |
| Dokumentasi Bersama MW KAHMI KALBAR dan MD KAHMI Pontianak Di Rumah Adat Melayu dan Rumah Adat Dayak |
![]() |
| Dokumentasi Silaturahmi Bersama Ketua Umum MW KAHMI KALBAR dan MD KAHMI Pontianak |
![]() |
| Dokumentasi Di Sungai Kapuas Pontianak |
![]() |
| Dokumentasi Di Keraton Sambas - Alwatzikhobillah |
![]() |
| Dokumentasi Di Masjid Jami - Keraton Sambas |
Rabu, 07 September 2022
WISUDA MANDAU
Wisudawan/i S1 Angkatan XXIX dan S2 Angkatan I Universitas Baturaja
Sabtu, 27 Agustus 2022
KOMBO BATURAJA
SEJARAH KOMBO BATURAJA
KOMBO BATURAJA Adalah Bergerak Dalam Bidang Organisasi Motor Yang Dimulai Terbentuk Dengan Hobby Berkendara Roda Dua. Beridentitas Motor BOX Menjadi Identitas Yang Menonjol Karena Tidak Banyak Pengendara Memakai BOX. Adapun Berbagi Merk BOX di dalamnya, Disebut Dengan Komunitas Motor Box. Menambahkan aksesoris berupa box di sepeda motor ini. Dengan adanya tambahan box ini, maka si pengendara pun memiliki tempat lebih besar untuk menyimpan segala keperluannya di sepeda motornya.
KOMBO BATURAJA Sendiri Sudah Lama Berdiri Pada Tahun 2014 Pada Saat Itu KOMBO INDONESIA Masih Sedikit Mulai Dari JAKARTA, TANGGERANG, BEKASI, DEPOK, BANDUNG, SUKABUMI, MAJELENGKA, SEMARANG, MALANG, SURABAYA, JOGJA, dan, BATURAJA.
Kebetulan KOMBO BATURAJA Pertama Berdiri Di Pulau SUMATERA Sumber Yang Didapat ⬇️⬇️⬇️ https://explorider.wordpress.com/2014/02/17/komunitas-kombo-komunitas-motor-box-indonesia/
KOMBO BATURAJA Menggelar Syukuran Terbentuknya Kembali Kombo Baturaja Dari Vakumnya Berupa Acara DEKLARASI dan Sekaligus KOPDAR GABUNGAN KOMBO SUMSEL JILID IX Di Baturaja Bertempatan Halaman Kantor Desa Pusar.
2. Rasta : Koordinator Wilayah
5. Halimi : Anggota
6. Unyil : Anggota
7. indra : Anggota
8. Sapta : Anggota
9. Liyus : Anggota
10. Deri : Anggota
11. Cagil : Anggota
12. Riski : Anggota
13. Satri (bangsat) : Anggota
14. Edy : Anggota
Syukur Alhamdulillah Sampai Detik Ini KOMBO BATURAJA Berkibar Diatas Kakinya Sendiri Berdasarkan dan Dilandasi Tingkat Kekeluargaannya.
Kamis, 25 Agustus 2022
Profil Mandau
MUHAMMAD ALDY MANDAURA
Senyum Jang Mandau
Kelahiran Di Baturaja, Bertempatan 11 Mei 2000, Mandau anak kedua dari kedua Saudara dan dari pasangan Ayahanda Rahmat Zulkarnain dan Ibunda Nur Hasana
Mandau di besarkan di perusahaan PT. Perkebunan Minanga Ogan, Mandau sendiri cukup alot dalam mengembangkan dunia pendidikannya dan tentang perekonomian keluarga karena kedua orang tua fokus untuk mencari uang.
Mandau mulai mengemban pendidik dari TK Telkom pada berumur 5 Tahun sampai berumur 6 Tahun, Mandau pulang pergi dari Perumahan Minanga Ogan dan mendapatkan fasilitas dari PT Perkebunan Minanga Ogan Berupa Bus Angkatan Sekolah Khusus Anak Karyawan PT Perkebunan Minanga Ogan.
Mandau melanjutkan jenjang pendidikan dasar di SD Negeri 16 OKU tinggal di Rumah Uwak atau Sepupu Keluarga Sebelah Ibu bertempatan di Jl. Tilang Desa Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur karena kedua orang tua fokus mencari uang tetapi di balik pendidikan dasar Mandau hanya sampai bangku Kelas 3 SD selanjutnya pindah ke Sekolah Dasar di SD Negeri 03 OKU, karena Mandau pindah ke Perusahaan PT Perkebunan Minanga Ogan kembali kedua orang Tua Sampai kelas 6 SD bertepatan Tahun 2012.
Mandau Selanjutnya Jenjang Pendidikan SMP Negari 02 OKU Sampai 2015 dibalik jenjang pendidikan Mandau masih menggunakan Transportasi Perusahaan PT Perkebunan Minanga Ogan Tetapi Hanya sampai dibangku kelas 11 Mandau Pindah Ke Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat.
Mandau Selanjutnya melanjutkan jenjang pendidikan di SMK Negeri 03 OKU yang dikenal dengan STM Negeri, Mandau Memilih Jurusan TSP (Teknik Suvey Pemetaan) yang sekarang berubah nama menjadi TEGEO (Teknik Geomatika) sampai Dengan 2018, dibalik itu di SMK Negeri 03 ada namanya Program PKL (Praktek Kerja Lapangan) Mandau memilih Objeknya Ke PT Perkebunan Minanga Ogan mencari ilmu dalam dunia lapangan industri.
Mandau mencoba untuk bekerja setelah selesai sekolahnya karena Mandau mau tau bagaimana pola mencari uang jemari Mandau Menunggu Pendaftaran Di Universitas Baturaja untuk melakukan jenjang pendidikan selanjutnya, Mandau Bekerja di buah finance atau lebil dikenal leasing. Mandau dinyatakan Lulus Seleksi menjadi Mahasiswa UNBARA (Universitas Baturaja) dan memilih Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Manajemen, disini timbul pertanyaan sendiri didalam diri Mandau karena dia mengemban pendidik di SMK tetapi Mandau mau menemukan nuansa baru dari sanalah Mandau memilih menjadi anak Ekonomi dalam perkuliahannya.
Jemari perkuliahan berlangsung semester demi semester Mandau lewati dan Mandau melihat ada potensi di Himpunan Mahasiswa Islam atau External Kampus bertepatan di semester 5 awal, Setelah ditabiatkan menjadi Kader Hmi atau dinyatakan Lulus BASIC TRAINING / LK 1 (Latihan Kader 1 ) di Baturaja, setelah itu menjadi kader Hmi berumur 6 Bulan di Hmi Mandau Melanjutkan perkaderan atau Intermediate Training / LK 2 di Pangkal Pinang - Bangka Belitung, Umur yang cukup muda karena Mandau sudah semester 6 disana mulai sibuk dengan perkuliahan.
Dibalik itu semua Mandau Memiliki Sebuah Hobby Berkendara Roda Dua Organisasi Motor bernama KOMBO BATURAJA sebagai nahkoda (penasehat) Organisasi Itu dan berkecimpung paguyuban motor. Mandau Juga dipercaya sebagai BP2SS di Cabang Baturaja Sebagai Ketua Umum dan Mandau Juga Menjabat Menjadi Bendahara Umum HmI Cabang Baturaja periode 2022-2023.
Dampak Perang Di Gaza Sisi Kemanusiaan
Perang yang terjadi di Gaza telah memberikan dampak yang luar biasa luas, tidak hanya dalam ranah militer, tetapi juga menyentuh aspek palin...
-
Foto Bersama Ketua Umum HMI Cabang Pontianak, MOT, SC, OC dan Seluruh Peserta Senior Course Training Senior Course (SC) Tingkat...
-
Perang yang terjadi di Gaza telah memberikan dampak yang luar biasa luas, tidak hanya dalam ranah militer, tetapi juga menyentuh aspek palin...
















